Sandi Janji Sederhanakan Rantai Distribusi Agar Harga Pangan Stabil







Sandiaga Uno di Samarinda (Foto: dok. BPN Prabowo-Sandi)

Moslemcommunity- Calon wakil presiden Sandiaga Uno berjanji menyederhanakan rantai distribusi bahan pangan. Tujuannya, agar harga-harga bisa stabil.

"Kami akan ciptakan rantai distribusi yang sederhana, terbuka dan berkeadilan. Sehingga harga terjangkau dan pedagang seperti Aci dan Dahlia bisa tenang berjualan tanpa khawatir harga yang naik turun," kata Sandiaga di Pasar Segiri Samarinda Jalan Pahlawan, Sidodadi, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (5/1/2019).

Hal itu disampaikan Sandiaga setelah mendengar keluhan soal harga yang tidak stabil dari pedagang di pasar, Aci dan Dahlia. Dia berjanji, jika dirinya dan Prabowo Subianto terpilih, maka harga-harga akan stabil.

"Harga-harga stabil dan terjangkau, penciptaan dan penyediaan lapangan kerja dan mengerakkan ekonomi rakyat menjadi fokus kami. Keluhan yang sama kami terima tiap hari dalam bersosialisasi di seluruh Indonesia," ujarnya.

Dia kemudian berjanji tak akan mengimpor bahan pangan saat masa panen. Sandiaga juga mengatakan dirinya dan Prabowo berfokus memberi kesempatan bagi tenaga kerja lokal dibanding tenaga kerja asing (TKA).

"Kami akan stop impor bahan pokok, khususnya ketika petani panen dan memberikan kesempatan kerja kepada anak negeri ketimbang tenaga kerja asing," ucap mantan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) ini.

Sandiaga sendiri tiba di Samarinda sejak Jumat (04/1) malam. Dia langsung menemui pendukungnya dan makan di salah satu warung nasi kuning khas Samarinda serta menjanjikan bakal membantu pengembangan usaha kecil.

"Nasi kuning Ibu Ijay rasanya gurih banget, Ibu Ijay punya karyawan 15 dan sehari dia masak 2 karung. Nah, ini adalah tipe-tipe usaha yang akan dibantu Prabowo-Sandi ke depan, karena Prabowo-Sandi meyakini bahwa 97 persen dari lapangan pekerjaan itu diciptakan oleh sosok-sosok seperti Ibu Ijay ini," kata Sandi. (detik.com)


Banner iklan disini Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: