Menyayangkan Pernyataan Kapolri yang Sebut UBN Tidak Cerdas, PA212: Itu Bentuk Provokasi







Foto Antara

Moslemcommunity.net- Ketua Media Centre Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel menyayangkan pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menyebutkan Bachtiar Nasir sebagai ustaz yang tidak cerdas karena mencatut namanya mendukung khilafah menggantikan sistem demokrasi di Indonesia.

Menurut Novel, pernyataan Tito itu provokatif dan akan membuat umat Islam marah, terutama pengikut Bachtiar Nasir yang pernah ikut aksi bela Islam. Padahal, Tito tidak terima dengan pernyataan Bachtiar Nasir karena selama ini kurang paham dengan khilafah yang dimaksud.

"Kapolri langsung menuding bahwa UBN kurang cerdas karena Kapolri enggak paham Khilafah yang sebenarnya, dengan perkataan Kapolri itu adalah suatu bentuk provokator kepada umat Islam, karena yang namanya ulama itu panutan umat," kata Novel kepada Okezone, Rabu (18/7/2018).

Novel menjelaskan, demokrasi liberal di Indonesia itu kurang baik dibandingkan dengan khilafah, karena mudah menerima berbagai paham termasuk komunis yang didukung oleh tokoh-tokoh liberal nasionalis dan liberal agamais atas nama HAM.

"Dibandingkan dengan khilafah sangat jauh berbeda karena Khilafah produk Allah. Cuma Khilafah kan harus dijelaskan dengan tafsir kebangsaan atau Pancasila, sehingga akan menjadi Islam rahmatan lil alamin," terangnya.

Novel melanjutkan, sebenarnya pernyataan Tito yang mendiskreditkan ulama tertentu bukan hanya sekali ini saja, ia menyarankan Tito agar meminta maaf kepada Bachtiar Nasir sebagaimana dulu pernah meminta maaf setelah menyebut hanya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang ikut serta memperjuangkan kemerdekaan.

"Kapolri juga kan sama pernah mengatakan bahwa hanya NU dan Muhamadiyah yang punya andil dalam kemerdekaan, apakah ucapan ini kurang cerdas juga, saya hanya nanya yang akhirnya Kapolri meminta maaf dan saya menyarankan agar Kapolri ini meminta maaf kembali karena ini kan ulama sebagai panutan umat," pungkasnya. (Okezone)


Banner iklan disini Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: